Tinggalkan pesan
Kami akan segera menghubungi Anda kembali!
Pesan Anda harus antara 20-3.000 karakter!
Silakan periksa email Anda!
Lebih banyak informasi memfasilitasi komunikasi yang lebih baik.
Berhasil dikirim!
Kami akan segera menghubungi Anda kembali!
Tinggalkan pesan
Kami akan segera menghubungi Anda kembali!
Pesan Anda harus antara 20-3.000 karakter!
Silakan periksa email Anda!
—— Mr. Alial-hafa dari Timur Tengah.
—— Alexandr Menycon dari Rusia.
—— Menikah dengan Crisen dari Eropa
—— Lee Jun Hyuk dari Korea.
Bagaimana cara kerja peredam kejut suspensi udara? Sistem suspensi udara memiliki beberapa bagian utama:
1. Pegas Udara (Air Bag): Ini adalah kantung karet yang diperkuat dan diisi dengan udara bertekanan. Tekanan udara di dalam kantung menopang berat kendaraan.
2. Kompresor Udara: Pompa ini menghasilkan udara bertekanan yang dibutuhkan untuk memompa pegas udara.
3. Saluran Udara: Ini adalah selang kuat yang membawa udara bertekanan dari kompresor ke pegas udara.
4. Blok Katup & Solenoid: Unit ini mengontrol aliran udara ke dan dari setiap pegas udara secara presisi.
5. Unit Kontrol Elektronik (ECU): Otak dari sistem. Menerima informasi dari sensor dan/atau input pengemudi untuk mengontrol kompresor dan katup.
6. Sensor Ketinggian: Sensor ini memantau ketinggian kendaraan dan melaporkan kembali ke ECU.
Prosesnya: Ketika Anda ingin menaikkan kendaraan, ECU mengaktifkan kompresor dan membuka katup untuk mengirimkan udara ke pegas udara, memompanya. Untuk menurunkan kendaraan, ECU membuka katup untuk melepaskan udara dari pegas kembali ke atmosfer.

